Kreatif dan Inspiratif Dalam Keterbatasan

Setiap kali melihat iklan sebuah produk rokok, saya selalu dibuat kagum. Bukan kagum atas produknya *saya BENCI rokok*, tapi pada orang-orang kreatif yang ada dibelakang pembuatan iklan itu. Saya ingin mengajak pembaca untuk melihat sisi (baik) lain yang bisa kita serap dari iklan rokok.

Rokok adalah salah satu zat adiktif yang bila digunakan mengakibatkan bahaya bagi kesehatan individu dan masyarakat. Iklan rokok menurut Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2003 Tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan hanya boleh ditayangkan pada pukul 21.30 sampai dengan pukul 05.00 dan tidak boleh menampilkan bentuk rokok itu sendiri.

Bagian Kelima

Iklan dan Promosi

Pasal 16

(1) Iklan dan promosi rokok hanya dapat dilakukan oleh setiap orang yang memproduksi rokok dan/atau yang memasukkan rokok ke dalam wilayah Indonesia.

(2) Iklan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat dilakukan di media elektronik, media cetak atau media luar ruang.

(3) Iklan pada media elektronik sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) hanya dapat dilakukan pada pukul 21.30 sampai dengan pukul 05.00 waktu setempat.

 

Pasal 17

Materi iklan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (2) dilarang :

a. merangsang atau menyarankan orang untuk merokok;

b. menggambarkan atau menyarankan bahwa merokok memberikan manfaat bagi kesehatan;

c. memperagakan atau menggambarkan dalam bentuk gambar, tulisan atau gabungan keduanya, bungkus rokok, rokok atau orang sedang merokok atau mengarah pada orang yang sedang merokok;

d. ditujukan terhadap atau menampilkan dalam bentuk gambar atau tulisan atau gabungan keduanya, anak, remaja, atau wanita hamil;

e. mencantumkan nama produk yang bersangkutan adalah rokok;

f. bertentangan dengan norma yang berlaku dalam masyarakat.

Pembatasan dan pelarangan ini lantas tidak membuat produsen rokok menjadi merasa terkekang, malah sebaliknya, iklan-iklan rokok semakin inspiratif dan bermakna dalam. Jargon-jargon yang mereka gunakan juga sangat cemerlang, simpel tapi sangat bermakna.

Iklan yang paling saya ingat adalah iklan konser-musik-rock dimana si penyanyi berteriak ‘are you ready to rock?’ berkali-kali sampai membuat penonton terheran-heran. Setiap kali melihat iklan ini saya selalu tertawa. Iklan itu simpel, tidak banyak dialog, dan jargon yang muncul di akhir begitu menohok. TALK LESS, DO MORE.

Sadar atau tidak, iklan rokok sebenarnya lebih memberi pembelajaran hidup bagi kita dibanding kebanyakan iklan lain yang notabene mengiklankan produk yang lebih bermanfaat daripada gulungan tembakau itu.

Saya tidak ingin membahas lebih jauh mengenai rokok dan iklannya. Yang ingin saya tekankan adalah bagaimana sikap dan kecerdasan para produsen rokok dalam menyikapi berbagai batasan-batasan yang ada, berusaha lebih kreatif dan lebih inspiratif.

Seringkali dalam hidup, kita mengeluhkan berbagai keterbatasan yang ada pada diri kita, mengeluh karena kurangnya fasilitas untuk menunjang ide kreatif kita, mengeluh karena merasa waktu yang kita miliki terlalu singkat. Setiap waktu kita habiskan dengan mengeluh. Jika kita pernah merasakan hal itu, satu nasihat saya, contohlah semangat iklan rokok *iya, memang kedengarannya bukan nasihat yang baik XD*

Keterbatasan bukan penghalang kita untuk maju. Itu harusnya menjadi sebuah dorongan bagi kita untuk lebih kreatif dalam mengatasi masalah. Masalah waktu, setiap manusia diberi waktu yang sama banyak, 24 jam sehari. Waktu yang kita miliki sama dengan waktu yang dimiliki oleh presiden, sama dengan yang dimiliki oleh pengusaha sukses, sama dengan yang dimiliki oleh kyai. Kenapa kita masih merasa kurang? Karena kita berpikir bahwa kita ‘kekurangan waktu’. Pikiran kita lah yang memaksa kita menyadari bahwa kita selalu kekurangan waktu, padahal jika kita bisa memanfaatkan setiap detik waktu yang kita punya, kita akan selalu mempunyai waktu yang cukup. Tanpa keluhan, tanpa makian, waktu akan menjadi sahabat karib kita.

Ingat, saya tidak mengajak anda-anda untuk menyukai rokok. TIDAK! Saya tidak tanggung jawab setelah ini, saya sudah peringatkan *kabuuuuur*. Rokok tetap dan akan selalu menjadi hal yang harus kita hindari, harus kita jauhi. Rokok bukan teman kita, dia adalah musuh yang harus dibasmi.

Selalu ada hal baik disamping hal yang kurang baik. Dari iklan rokok kita bisa belajar mengenai sebuah kalimat: KETERBATASAN BUKAN PENGHALANG UNTUK MENJADI KREATIF.

10 thoughts on “Kreatif dan Inspiratif Dalam Keterbatasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s