Aku Tahu Rasanya #NoteFB

Aku Tahu Rasanya

by Tiya Maulida ‘khaylila’ Radam on Wednesday, February 23, 2011 at 5:15pm
Kita berbohong.

Tanpa sadar kita berbohong saat berkata ‘aku tahu rasanya’ pada orang yang sedang galau hatinya. Meski kenyataannya kita pernah mengalami hal yang sama, kita tidak pernah benar-benar tahu apa yang orang lain rasa sebelum kita berada di posisinya saat itu juga.

Dijelaskan sampai sedetil-detilnya, tidak akan ada orang yang benar-benar memiliki perasaan yang sama. Curhat bukanlah meminta orang untuk mengerti keadaan kita, namun sekedar melegakan hati akan masalah yang kita alami.

Maka jika ada yang berkata ‘aku tahu rasanya’, sadarilah bahwa mereka berbohong. Namun jika marah dijadikan reaksi atas kenyataan itu, kita lah yang salah. Karena ‘aku tahu rasanya’ sebenarnya adalah suatu bentuk simpati dan kepedulian, meski pun mengandung kebohongan.

***
Ingin mendengar seseorang berkata ‘aku tahu rasanya’ saat ini juga, dengan jujur karena benar-benar TAHU dan MENGERTI.

23 feb 2011, 6.25 pm waktu kamar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s