Mana? Penting! #NoteFB

Mana? Penting!

by Tiya Maulida ‘khaylila’ Radam on Sunday, April 24, 2011 at 9:35pm
Sejuta maaf harusnya aku tuliskan terlebih dahulu sebelum aku menulis ini.

Sekedar pelampiasaan kesesakan dada yang membuat tak enak hati seharian ini. Kata beliau ‘kesal yang disimpan akan jadi penyakit hati’ maka bukankah lebih baik kusampaikan saja semuanya?

Oke, aku sedang dalam tekanan. Bukan fisik, tapi sepenuhnya mental. Tentang tanggung jawab, tentang nama baik sebuah ‘nama besar’ yang kusandang. Maka bukankah tidak berlebihan jika aku begitu sedih karena tak bisa menjalankannya dengan baik? Karena kesalahpahaman koordinasi, kesempitan detak jarum jam, bahkan oleh desakan tugas-tugas lain yang tak kalah pentingnya.

Sepenuhnya aku ingin semuanya bisa terlaksana dengan baik. Tugas pribadi, kepentingan bersama, berjalan beriringan sampai ke tujuan finalnya. Tapi kakiku hanya dua, tangan pun dua, badan malah hanya satu bekerja dengan perintah otak yang berjumlah senada. Badan yang rapuh. Lalu kata ‘mustahil’ lah yang hadir.

Mana otak-otak lain? Aku perlu cepat!

Mana badan-badan yang lain? Perlukah badan lelah ini dibuat seribu kloningannya? Biar tak perlu menyusahkan badan orang lain!

Sungguh aku tak memaki.

Sejujurnya aku sedang menahan bulir bening hangat ini.

Aku perlu kopi!

Ah tidak, tanpa kopi pun sepertinya aku tak ingat bagaimana cara memejamkan mata.

*ABAIKAN!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s