Hamil 18 Minggu (16 April 2016) : Ketika Ruh Telah Ditiupkan

Alhamdulillah sampai lagi di waktu berbagi postingan tentang kehamilan. Entahlah, saya jadi begitu antusias tiap kali sampai di jadwal posting hamil, yang saya tetapkan sendiri per bulannya. Tapi kali ini dilanggar, baru setengah bulan sudah posting lagi, hehe.

Cuma berbagi pengalaman sih, gak bagi-bagi banyak info/ilmu juga, karena emang gak punya banyak ilmu soalnya ini kehamilan pertama. Tapi yaa seneng aja, hihi. Pengalaman bulan-bulan sebelumnya bisa dilihat di postingan lain.

Sudah Bisa Jalan-jalan
Lewat dari minggu ke-16 atau memasuki bulan kelima kehamilan saya mulai tenang, damai dan tentram. Keadaan tubuh jadi lebih stabil. No more dizziness, no more morning sickness. All is well. Alhamdulillah wa syukurillah. Karena sudah lewat dari trimester pertama, saya bahkan sudah boleh ikut jalan-jalan bareng suami, yeaaayy. Bareng komunitasnya, Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Banjarmasin, 3 April 2016 saya diajak ke Gua Batu Hapu dan Danau Hatiwin di kab. Tapin. Akhirnya ngerasain touring, biasanya ditinggal melulu 😅

image

Di depan Gua Batu Hapu, Binuang

Cerita lengkapnya mungkin bakal saya tulis di postingan tersendiri, soalnya banyak pengalaman baru dan kejadian unik buat saya.

Sempat Batuk, Flu Berat dan Keputihan
Oh iya, sekitar sehari sebelum touring dan beberapa hari setelahnya, saya flu berat. Bentar-bentar bersin, batuk juga, hidung mampet sampai meler-melernya. Berhubung sedang hamil gak boleh minum obat sembarangan, saya pakai obat alami: air perasan jeruk nipis dicampur kecap. Dulu sering jadi amalan tiap kali suara serak. Jadi sudah biasa nenggak air asem-asem kecut gitu. Alhamdulillah, setelah sehari sekali minum ramuannya, akhirnya batuk dan flunya hilang.

Tapi masalah lain tiba-tiba muncul: keputihan. Sebenarnya untuk keputihan sendiri tergolong normal di saat kehamilan, karena adanya perubahan hormon, dengan catatan tidak gatal, sakit, berubah warna atau berbau. Masalahnya keputihan kali ini agak berbau, langsunglah panik takut kenapa-kenapa. Konsul ke mama, kata mama mesti lebih dijaga kebersihan, jangan sampai lembab, sering-sering ganti pakaian dalam, dan juga jangan pake sabun-sabun sirih lagi. Kalo mau, rebus sirih sendiri aja, jadi vaginanya dicuci pakai air rebusannya. Trus konsul ke dokter juga, akhirnya diberi obat buat tiga hari. Alhamdulillah, setelah pakai obatnya dan stop pakai sabun sirih, keputihannya kembali normal. Maksudnya, keluarnya kadang-kadang aja dan gak berbau.

USG 4D
Tanggal 8 April 2016, jadwal rutin bulanan cek ke dokter kandungan. Waktu yang sudah ditunggu-tunggu, gak sabar mau lihat si janin. Seperti biasanya saya USG 2D saat itu. Pas ditengok, eh janinnya ternyata mainin tangan, ngemut jari gitu, hihi.

Gerak-gerak, tangan gerak-gerak.

image

USG 2D saat UK 16W6D

Di foto pertama kelihatan kan yaa tangannya satu ngangkat gitu. Lebih jelas lewat videonya sih. Pernah saya posting di instagram https://www.instagram.com/p/BEJHSYLCq0h/

Nah, malam itu tiba-tiba dr. Made nanyain saya mau gak di USG 4D karena posisi janinnya lagi bagus nih. Katanya ada alat baru datang, jadi beliau mau coba, saya sebagai ‘korban’-nya. Sebenarnya sempat ragu, tapi…

“Gratis kok besok.”

Akhirnya langsung mengiyakan, hehe. Lumayan kan gratisan, karena kabarnya kalo USG 4D biayanya sekitar 500rb-an plus plus, wuihh. Jadilah kami janjian dengan dokter besok harinya.

image

Nah itu hasilnya. Karena UK masih muda, jadi belum begitu jelas. Bagusnya USG 4D pas sudah hamil tua, katanya. Sebenarnya bisa direkam video pas janinnya gerak-gerak, cuma karena gratisan yaa seadanya dikasih dokter aja, cetakan fotonya pun alhamdulillah banget. Nah, ada yang lucu pas lagi screening. Dia kan gerak-gerak tuh, eh pas dokternya mau capture, janinnya ngangkat tangan pose gitu. Padahal sebelumnya tangannya biasa aja, hehe. Tau betul ya nak, kalo mau difoto 😆 Jadi model kan yaa, janin pertama di kota kita yang pake USG 4D pake alat baru, hehe.

Baca Hasil USG
Tiap kali USG, yang saya tunggu-tunggu selain lihat janin gerak-gerak adalah angka di laporannya. Urusan yang satu ini saya belajar baca berpedoman pada google, soalnya tiap kali cek dokter selalu lupa nanya arti angka-angkanya. Untunglah zaman internet sekarang lebih mudah cari info, setidaknya mengobati rasa penasaran. Ini calon ibu apa-apa banget yaa, apa aja dicari di internet 😅

Berikut arti beberapa istilah yang umum dalam dalam foto hasil USG (saya copas dari sini):
1. GA = Gestational Age. Ini menunjukkan perkiraan umur kehamilan, berdasarkan panjang tungkai lengan, tungkai kaki ataupun diameter kepala. Jika salah satu dari GA di foto USG Anda menunjukkan besaran yang tidak normal, dokter langsung bisa mendeteksinya sebagai kelainan. Terutama GA di bagian kepala.
2. GS = Gestational Sac. Yaitu ukuran kantung kehamilan, berupa bulatan hitam. Ini biasanya muncul pada hasil foto USG trisemester awal.
3. CRL = Crown Rump Length. Yaitu ukuran jarak dari puncak kepala ke ‘ekor’ bayi. Ini juga biasa digunakan dokter untuk mengukur janin di usia kehamilan trisemester awal.
4. BPD = Biparietal Diameter. Ini adalah ukuran tulang pelipis kiri dan kanan. Biasa digunakan untuk mengukur janin di trisemester dua atau tiga
5. FL = Femur Length. Merupakan ukuran panjang tulang paha bayi.
6. HC = Head Circumferencial atau lingkaran kepala.
7. AC = Abdominal Circumferencial. Ukuran lingkaran perut bayi. Jika dikombinasikan dengan BPD akan menghasilkan perkiraan berat bayi.
8. FW = Fetal weight atau berat janin.
9. F-HR = Fetal Heart Rate atau frekuensi jantung bayi.

Nah, sekarang kita lihat hasil dari USG saya kemarin (yang ini pakai alat baru, yang di atas masih alat lama, istilah yang tercetak beda ya?)

image

Hasil USG uk 17weeks based on HPHT

Mini reportnya gini:
EFW (AC, BPD, FL HC) : 178 g => perkiraan berat janin 178 gram.
FL : 2,30 cm => panjang tulang paha 2,30 cm.
AC : 11,04 cm => lingkar perutnya 11,04 cm (foto kanan atas)
HC : 14,46 cm => lingkar kepala 14,46 cm (foto kiri atas)
OFD (HC) : 4,88 cm => ini saya belum paham
BPD : 4,19 cm => jarak pelipis kiri dan kanan

Habis baca hasilnya, timbul lagi pertanyaan: ukuran segitu normal gak ya untuk usia kandungan segini? Akhirnya saya googling lagi, hehe. Nemu beberapa artikel dan akhirnya saya comot beberapa sebagai referensi.

image

Bandingkan hasil USG saya dengan data di tabel pada minggu ke-17. Kurang lebih aja yaa? Alhamdulillah.

Sebenarnya baca hasil dan membandingkan dengan angka rerata gak perlu dijadikan patokan tok ya bunda. Soalnya gak semua janin ukurannya segitu, kata artikel yang saya baca. Yang penting, kita tahu si janin sehat dan berkembang. Buat saya, sekadar mengobati penasaran aja. Soalnya biar gak kepikiran, karena saya orangnya penasarannya kebangetan, hehe.

Ketika Ruh Telah Ditiupkan
Selewat minggu ke-17, melewati hari ke-120, mungkin jadi salah satu waktu yang paling mengharukan. Ketika janin telah ditiupkan ruh kepadanya… saat itu ketetapan Allah telah diberikan padanya. Jadi mewek.

Semoga sehat terus ya, nak. Semoga ketetapan Allah; ajal, rezeki, perbuatan dan kebahagiaan, adalah yang terbaik darimu dan bagimu.

….رَبِّ هَبْ لِى مِن لَّدنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةًإنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَآءِ…
“Yaa Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS 3:38)

رَبِّ هَبْ لِى مِنَ الصَّالِحِيْنَ.
“Yaa Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shaleh.” (QS 37:100)

Di usia kandungan segini, janin konon sudah bisa mengenali suara orang tuanya. Makanya harus lebih sering-sering diajak ngomong, jangan lupa murottalnya juga yaa, bunda. Diajak tilawah tiap hari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s